Sabtu, 18 Februari 2012 13:24 WIB
Modifikasi Off-road
ISUZU TROOPER 1984, Trooper 212 (Part 2)
JIP - Mungkin tidak semua pengunjung sudah membaca artikel sebelumnya. Karena itu mari kita kilas balik artikel sebelumnya. Buat yang ingin melihat part 1 silahkan klik
ISUZU TROOPER 1993.
Cerita bermula dari pertengahan 2007, ketika Anditya Rahadian ‘tercebur’ masuk milis KTI. Meski belum punya Trooper, Andit—demikian pria ini akrab dipanggil—tetap serius mengikuti arus gosip yang ada di milis ini.
Setelah 2 tahun berlalu, barulah pria yang tinggal di Sentul Selatan ini berhasil memboyong 1 buah Trooper. Uniknya Anditya langsung mengobrak-abrik Trooper ini dengan tambahan berbagai Aksesori. “Saya hanya berusaha mengubah image, bahwa Trooper yang identik dengan mobil bapak-bapak, bisa dipakai oleh kaum muda.”

Tahun 2009, Anditya memprakarsai terbentuknya KTI Capter Bogor. Dan ia pun ditunjuk jadi ketua pada waktu itu. “Beneran lo mas saya ditunjuk, bukan nunjuk sendiri.”
Sejak itulah ayah dua orang putra ini mulai menekuni hobi off-road bersama Trooper. Mulai aktif diberbagai kegiatan dan event-event kompetisi. Maka iapun lalu membeli Trooper lagi khusus untuk off-road yang lebih advance treknya. “Sayang kalau Trooper Silver (sebutan Trooper pertamanya) dipakai off-road berat.”
Sekarang ada 2 senjata utama setiap pertemuan dengan anggota KTI. Kalau sekadar gathering dan Kopdar, cukup pakai yang silver. Tetapi kalau mau off-road berat, “Saya ganti pake Tropper Short biru ini.”
Isuzu Trooper 1984 (Biru)Setelah benar-benar kejebur di KTI, Anditya pun mulai mengenal off-road kompetisi. Kagiatan pertama yang diikutinya adalah event buatan Klub Bandung. Namun seiring keseriusannya, maka Anditya berencana membangun satu Trooper lagi. Akhirnya diputuskan untuk membeli satu Trooper lagi yang memang khusus untuk off-road, “Karena Trooper yang Silver, sayang banget kalau diturunin di trek.”
.jpg)
Dibelilah Trooper Short tahun 1984. Lucunya, Trooper ini didapat dari browsing melalui internet, tanpa melihat detil sebelumnya. Ternyata kondisinya memang hancur banget, he..he..he. Pelajaran buat seluruh JipMania nih, “Teliti sebelum membeli!”



Tapi karena memang mau diobrak-abrik ya enggak masalah. Konsep awalnya hanya untuk turun di medan off-road ringan. Setelah beres kaki-kaki, saya coba ikut TIFOR di Borbolang. Pertama lancar, tetapi pas ketemu ketemu handicap berat, Trooper langsung ‘bubar jalan’.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
“Akhirnya kena racun juga saya mas.” Anditya pun bilang, “Saya enggak mau pake mesin 4JB1-T (Isuzu Bighorn), pakai yang beda ah!”
Pria inipun pernah berpikir untuk memasang mesin Cherokee atau mesin Toyota Supra 2JZ. Sayang setting mesinnya cukup ribet karena harus bongkar firewall. Setelah mencari yang cocok, dipilihlah mesin Toyota 1KZ. Alasannya, tenaganya oke dan tidak berisik.
MesinPengalaman di TIFOR begitu membekas. Tak pengin kejadian terulang, Anditya langsung membongkar Trooper. Halfcut Toyota Hilux yang memakai mesin 1KZ plus girboks matic dibeli dan langsung diceploskan semuanya ke Trooper. Mulai dari mesin, girboks, transfercase dan gardan.

Mesin diesel Toyota 1KZ berkapasitas 3.000 ini bikin Trooper Anditya gampang dikenali di antara anggota KTI. “Karena berbeda.”
GardanEnggak mau ribet dengan settingan gardan, iapun mengaplikasikan gardan Hilux (depan-belakang) menggantikan kaki-kaki Trooper bawaan pabrik. Final gir terpasang 7: 37.

Agar traksi ban tak pernah hilang di gardan depan-belakang dipasangi pula Air Locker ARB. Perubahan suspensi asli jadi coilovershock membawa konsekuensi mengubah sistem suspensinya juga. Ada penambahan link arm bawaan Hilux untuk mengatur pergerakan gardan
Sokbreker.jpg)
Dendam gagal melahap handicap, Anditya nekat memasang King Coiloveshock lengkap dengan bumstopnya.
Bumper
Depan belakang dipasang bumper lokal buata ARJ. Dipasang tak sekadar menempel, namun dibaut erat ke sasis sekaligus jadi dudukan winch Warn 8275 M50
Jok.jpg)
Jok dipasang Summit plus RaceQuip safetybelt 5 titik. Agar memiliki bantalan lumayan empuk ditambahkan sarung kulit membungkus jok Summit.
Rollbar.jpg)
Besi seamless melindungi Trooper dari dalam. Terintegrasi kuat karena ditanam menyatu dengan sasis.
Pelek.jpg)
Pelek Modular berpasangan dengan Simex Extreme Trekker 35x10,5-R15
Interior.jpg)
Dasbor asli Hilux lengkap dengan stirnya akhirnya bisa menggantikan dasbor dan stir bawaan pabrik
Spesifikasi Isuzu Trooper 1984
| Mesin |
Toyota 1KZ |
| Kapasitas Mesin |
3.000 cc |
| Konfigurasi Mesin |
4 Silinder Segaris |
Intercooler
|
Mitsubshi Storm |
| Engine cut off |
Maval |
| Girboks |
OEM Toyota Hilux Matik |
| Transfer case |
OEM Toyota Hilux |
Gardan
|
OEM Toyota Hilux (depan-belakang) |
| Final Gear |
7:37 |
| Locker |
ARB Air Locker (depan-belakang) |
Link Arm
|
OEM Toyota Hilux |
Winch
|
Warn 8274-M50 |
| Soksteer |
Tough Dog Suspension |
Sokbreker
|
King Coilovershock |
| Bumpstop |
King USA |
Bumper
|
Custom |
| Jok |
Summit |
| Safety Belt |
RaceQuip 5 Titik |
| Ban |
Simex Extreme Trekker 35x10,5-R15 |
Pelek
|
Modular |
| Bengkel |
Workshop, Pasirkuda, Bogor |
Penulis : Catur Wibowo
Tags :
mobil bekas ,
motogp ,
f1 ,
motor bekas ,
tips motor ,
tips mobil ,
modifikasi ,
jip ,
otosport ,
otomotif ,
otomotifnet ,
otoshop ,
klub ,
komunitas ,
ototest ,
iklan baris ,
direktori ,
forum ,
road race ,
motocross ,
indoprix ,
motoprix ,
rally ,
wrc ,
wsbk ,
wss ,
drag ,
drag bike ,
drag race ,
supersport ,
formula 1 ,
gokart ,
drift ,
drifting ,
slalom ,
honda ,
yamaha ,
suzuki ,
kawasaki ,
toyota ,
daihatsu ,
mitsubishi ,
nissan ,